Trik Hadapi Amarah Konsumen Saat Berbisnis

Bukan modal semata, sekian banyak  kendala baik internal maupun eksternal kerap hadir saat memutar roda bisnis. Ketidakpuasan pelanggan biasanya menjadi tantangan yang lumayan berarti, terlebih andai keluhannya telah tersebar di media sosial.

Bahkan saat memahami ada pelanggan yang tidak puas dengan pelayanannya, ia langsung membelikan bunga dan voucher Starbuck sebagai permohonan maaf. Ia langsung mengantarkannya sendiri ke lokasi tinggal pelanggan tersebut.

Sang pelanggan yang tadinya merasa marah menyatakan terkejut dan bahagia menyaksikan tanggapan yang spektakuler dari sang empunya bisnis.

Intinya, masing-masing bisnis mesti menjadikan pelayanan konsumen sebagai prioritas. Ingat, konsumen ialah raja. Jadi, andai Anda hendak membangun bisnis yang besar, inilah dua urusan sederhana tetapi efektif yang dapat dilaksanakan segera:

1. Cepat Tanggap pada Respons Negatif

Setiap pengusaha tentu pernah melakukan kekeliruan pada pelanggan. Namun sekitar Anda dapat dengan cepat mengindikasikan pengertian terhadap kekecewaan konsumen, tersebut sudah lumayan menunjukkan tanggungjawab Anda.

Terlebih lagi andai Anda berjanji membetulkan atau menyerahkan pelayananlebih baik. Para konsumen bakal mengerti kekeliruan tersebut dan dengan cepat mengampuni Anda.

Saat menghadapi keluhan konsumen segera hubungi dan berikan penyelesaian terbaik sampai dapat mendinginkan amarah konsumen. Ingat, lebih cepat lebih baik, sebelum konsumen Anda melimpahkan keluhan dan ketidakpuasannya di media sosial.

2. Tetap Ramah pada Pelanggan
Kesan kesatu paling penting. Tujukkan bahwa Anda penjaja yang profesional dan bisa dipercaya. Gunakan bahasa formal namun ramah ketika merespons tanggapan negatif dari konsumen.

Jika Anda hendak membangun bisnis dan bertahan lama, Anda mesti sanggup mengolah ketidakpuasan pelanggan menjadi empiris yang menyenangkan. Fokuslah guna memberi layanan terbaik.

Memenangkan hati pelanggan memang tak akan menyebabkan untung besar dalam masa-masa semalam. Tapi tersebut dapat mengawal bisnis kita tetap berlangsung dalam jangka panjang.

0 komentar:

Posting Komentar